LAPAN Kenalkan Komurindo Kombat 2018 di Universitas Sriwijaya

  • By admin

 

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mengelar Kompetisi Muatan Roket dan Roket Indonesia-Kompetisi Muatan Balon Atmosfer (Komurindo Kombat) 2018 bagi universitas di Indonesia.

Pada kesempatan kali ini tim LAPAN hadir di Universitas Sriwijaya untuk melakukan sosialisasi kompetisi tersebut dihadapan ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Sumsel.

Humas LAPAN Jasyanto mengatakan,
dalam ajang ini, para mahasiswa ditantang untuk membangun suatu sistem monitoring dan pengukuran yang stabil, akurat, dan presisi di bidang peroketan.

Sedangkan Kombat sendiri merupakan kompetisi untuk mengamati atmosfer dari permukaan bumi dengan menggunakan balon sonde atau radiosonde.

Balon sonde tersebut akan memberikan informasi mengenai parameter-parameter atmosfer seperti tekanan udara, temperatur, dan kelembaban. Observasi mengenai kondisi atmosfer ini merupakan satu instrumen penting dalam berbagai berbagai penelitian di bidang terkait cuaca dan iklim.

"Dengan tertariknya mahasiswa membuat roket bisa berdampak terhadap ketertarikan mereka mempelajari LAPAN, " katanya, Kamis (13/9/2018) di Fakultas Ekonomi Unsri Bukit Palembang.

Kegiatan merupakan implementasi dan pemanfaatan LAPAN untuk mengedukasi mahasiswa sehingga bisa dipelajari perguruan tinggi.

" Kedepan kita ingin mahasiswa begitu tamat bisa daftar kerja di LAPAN tidak mikir mikir lagi, " katanya

Kedepan pihaknya akan melakukan penerbangan satelit, roket dan bandar Antariksa dari bumi Indonesia.

Saat ini Kata dia, dalam pengiriman satelit masih menitipkan dengan pihak lain.

Karena pihaknya belum mampu untuk melakukan penerbangan sendiri satelit.

"Amanat undang undang kita bisa menerangkan sendiri satelit pada tahun 2040, " katanya.

Tantangan terbesar kata dia, yakni sumber daya manusia dan kebutuhan dana yang besar.

Oleh karena itu, pihaknya berharap kepada pemerintah untuk membuat kebijakan yang bisa meningkatkan SDM dan sarana dan prasarana untuk bisa mewujudkan hal tersebut.

"Kita secara SDM belum mampu, dengan adanya kegiatan semacam ini kita harapkan akan banyak SDM yang bisa mewujudkan keinginan tadi, " katanya.--SRIPOKU.